Wednesday, June 16, 2010

Selalu Antara Engkau dan Sang Khalik

"Selalu Antara EngKau dan Sang Khalik"
Orang seringkali tak beralasan, tidak logis, dan mementingkan diri sendiri;
Bagimanapun Maafkanlah Mereka

Bila Kamu bersikap Baik, Orang bisa saja menuduhmu egois, ada maksud tersembunyi;
Meski begitu tetaplah bersikap baik

Jika Kamu jujur dan berterus terang, orang-orang bisa saja berbuat jahat padamu;
Meski begitu tetaplah jujur dan berterus terang

Bila Engkau sukses, kamu akan mendapatkan kawan-kawan palsu dan kawan-kawan sejati;
Bagaimanapun tetaplah meraih kesuksesan

Apa yang Engkau Bangun Selama bertahun-tahun, seseorang bisa menghancurkannya dalam semalam;
Meski begitu tetaplah membangun

Jika Engkau Menemukan kebahagiaan, orang-orang mungkin saja dengki;
Bagaimanapun tetaplah berbahagia

Kebaikan yang Engkau lakukan hari ini, mungkin akan dilupakan orang keesokan harinya;
Meski Begitu tetaplah berbuat kebaikan

Melihat kesemuanya itu, kesimpulan Akhirnya...
Sesungguhnya semua adalah Antara Engkau dan Sang Khalik
Tidak Pernah Antara Engkau dan Mereka
Hmh... Menarikkan, catatan di atas merupakan sebuah tulisan yang ditinggalkan oleh Bunda Teresa. Catatan tersebut memiliki makna yang begitu dalam dan dapat menjadi kompas dalam menyikapi hidup. Dengan catatan ini pula kita dapat belajar bahwa kita hanyalah manusia biasa ciptaan sang Khalik yang tentunya pernah melakukan kesalahan, maka maafkanlah kesalahan yang pernah dilakukan orang lain. Apapun yang terjadi dalam kehidupan kita baik sesuatu yang membahagiakan maupun yang menyakitkan, hanya kepada sang Khaliklah sepatutnya kita berserah diri. Keadaan membahagiakan mengharuskan kita tuk bersyukur, sebaliknya keadaan menyakitkan mengharuskan kita tuk tabah. Tak ada satupun yang dapat memumpuskan harapan kita, ketika kita kembali kepada sang Khalik. Lakukanlah semua kebaikan dengan niat karena sang Khalik, tak satupun kata yang dapat menghapus kebaikan itu. Teruslah berkarya, hasil akhir sang Khaliklah yang memberikan jawaban.
Segalanya terasa begitu menenangkan dan ringan yang pada akhirnya dalam keadaan menyakitkan sekalipun rasanya kebahagiaan tetap berada di sekeliling kita, karena semua yang kita lakukan adalah selalu antara kita dan sang Khalik bukan karena mereka.
Ups... ini bukanlah sebuah karya ciplakan, melainkan sebuah pengingatan kembali terhadap sebuah karya menajubkan yang pantas dibaca oleh semua orang.
Semoga Bermanfaat...:)

0 komentar:

Post a Comment